Banyak rintangan yang sudah ku lalui. Semuanya ku lakukan
dengan sabar dan tenang.Aku menikmati semua yang menerpa pada kehidupanku. Dan
sedikit demi sedikit semuanya terselesaikan. Namun hanya satu yang sampai saat
ini masih terus saja menggerogoti isi kepalaku. Juga hatiku. Itu ingatan
tentangmu. Ternyata aku masih belum “bangkit”. Sudah hampir setahun aku
bergumul dengan ini. Dengan kisah lalu. Saat denganmu. Entahlah aku ini masih
merasakan rasa yang tak terungkapkan itu ataupun tidak. Aku tak tau. Aku
bingung. Dilain pihak, aku ini merasa ingin merasakan jatuh cinta pada hati
yang lain. Dan aku pernah mencobanya. Mencintai dia. Pria seperjuanganku. Yang
dulu ia duduk disampingku. Aku benar merasakan jantungku berdegup kencang saat
ia ada didekatku. Aku merasa rindu padanya bila saat itu aku tau bahwa ia ada
namun aku belum melihat wujudnya. Tapi pada akhirnya. Saat aku sendiri. Aku
malah memikirkanku. Aku berusaha untuk merindukan dia. Namun percuma. Aku sulit
merindukan dia jika ia berada jauh dariku. Aku bingung. Aku tak mengerti dengan
apa yang aku rasakan ini padanya. Mungkin ini bukanlah cinta yang dimaksud.
Lagi-lagi aku bingung. Aku tak pernah mencintai seseorang sekeras ini. Aku
merasa berdosa bila memikirkanmu. Bila memeluk “Pin”. Ada yang lain dihatimu.
Ada yang lain yang telah mengunci perhatianmu. Aku hanya tertunduk lesu
dihadapan-Nya. Aku pasrah bila memang harus merasakan perasaan yang tak
mengenakkan ini. Kan ku ikuti jalan-Nya. Karna ku tau. Ia tau apa yang terbaik
untukku. Karna Ia akan menuntunku pada kebahagiaan meski pada jalan yang sulit
untuk aku terobos. Kalaupun aku dan kamu akan berjodoh. Samudera terluas pun
takkan bisa memisahkan. . – 21/8/2013 2:32 P.M.